Destiny itu nasib…takdir…
dari wikipedia : Destiny refers to a predetermined course of events. It may be conceived as a predetermined future, whether in general or of an individual. It is a concept based on the belief that there is a fixed natural order to the universe.
bingung juga ngedeskripsiin satu kata ini gimana, soalnya banyak banget aspek yang nyangkut didalemnya. Mulai dari usaha yang kita lakuin, doa yang kita panjatin, sampe mengartiin bahwa smua itu emang udah diatur sama yang diatas untuk kita.
KLo orang jawa bilang ada yang bilang “bejo”. Bejo itu sendiri kan artinya beruntung, tapi apakah ini bisa disebut sebagai nasib?? Klo ujian ngga belajar, ngga nyontek tapi dapet nilai bagus itu disebut bejo, tapi apa iya itu nasib baik yang sedang memihak??
Tadi baru aja nonton pilem naruto shippuuden the movie (thanks buat zulfahmi yang udah ngeshare nih pilem, kebetulan hari libur gini g banyak kerjaan dan mau ngajak seseorang berwisata kuliner bareng g bisa sih, hehehe). Kembali ke pilem itu, pas di akhir2nya si naruto bilang : “you don’t have to accept a destiny you don’t want”.
Hmm, jadi memikirkan kata-kata naruto itu. aku pikir sih ada pertentangan tentang apa yang diucapin tadi. Pertama, klo emang kita yakin bahwa sesuatu itu smuanya udah diatur oleh Yang maha Pencipta (bahkan untuk hal-hal kecilpun sudah diatur sedemikian sehingga), kenapa kita sebagai manusia bisa ngerubahnya?? kekuasaan dan kemampuan apa yang kita punya untuk bisa ngerubah itu… bukannya kita ini cuma manusia biasa yang lemah dan g punya apa2??
Kedua, agamaku Islam slalu mengajarkan klo kita itu harus percaya Qodo dan Qodar (rukun iman nih, ada yg g apal?? hehehe…). masih selalu dihinggapi kebingungan yang sangat saat aku menganalisis ini. Apakah klo kita sudah ditakdirkan sesuatu kita harus menerima begitu saja?? misalnya, klo udah ditakdirkan baik hati dan tidak sombong dan dianggap tidak sensitif (hehehe, aku banget yah…) harus nerima aja gtu?? padahal kan aku sebagai manusia biasa juga pengen berubah jadi lebih baik loh…
Contoh ekstrem, klo seseorang dari lahir dibesarin dalam dunia hitam, terus pekerjaannya juga tidak jauh disana, sampe tua juga kerjanya cuma malak, negrampok,dsb, apakah itu bisa kita anggep bahwa dia itu emga ditakdirkan untuk ada di dunia ini sebagai seorang penjahat??
Ketiga, Islam juga mengajarkan pentingnya berdoa.. Doa itu bisa ngerubah sesuatu. KLo kita sering2 berdoa, Allah pasti bakal kasih hal yang setimpal. Allah pasti punya pertimbangan lain saat doa kita itu langsung dikabulkan, ditunda, atau disimpan saja sebagai pahala. Klo kita berdoa pengen jadi manusia yang lebih baik (apapun bentuk dan implementasinya) yakin aja klo doa kita itu diterima. Bukankah kita harus selalu berbaik sangka??
keempat, klo g salah ada ayat yang bilang klo Allah itu g akan ngerubah nasib suatu kaum klo dia sendiri g berusaha. Brarti disini dinyatakan bahwa nasib kita itu kita sendiri yang menentukan loh, bukan orang orang tua, bukan atasan, bukan orang lain..
Yang jelas, yang kau pegang adalah kita itu harus selalu berikhtiar dulu dengan baik kalau mau melakukan sesuatu (kata aa’gym sih luruskan niat dan sempurnakan ikhtiar)… Klo kita pengen jadi sesuatu, ya berusahalah untuk mencapainya. Setelah itu baru tawakkal deh, serahin semuanya pada yang Maha Mengatur. Bukannya Allah g akan ngasih kepintaran klo kita sendiri ngga belajar?? bukannya kita tetep aja g bisa jadi kaya klo kita g bekerja dengan sungguh-sungguh??
Ada nasib yang emang dari awal sudah ditentukan, seperti lahir, mati, jodoh, dsb. (oya, masalah jodoh, jodohku siapa ya?? hihihi…) Ada juga nasib yang emang tergantung gimana usaha kita aja. Yang jelas, kita harus usaha dulu deh… Klo nantinya usaha kita tidak seperti yang diharepin, brarti emang ada yang lebih baik yang disiapkan untuk kita. Ortuku selalu mengajarkan untuk meyakini bahwa semua itu sudah diatur yang terbaik untuk kita kok,bagaimanapun bentuk dan keadaannya.. Itu harus diyakini dengan bener, g bisa setengah-setengah!!
Ternyata pilem-pilem kaya naruto bisa mengajarkan banyak hal kepada kita yah… tergantung gimana kta menyikapinya aja…
bersatu Berkarya Untuk Bangsa!!
untuk tuhan, bangsa dan almamater!!
~si danish yang lagi bingung ttg arti rasa syg, cinta dan nafsu~