DaNisWaRa

August 18, 2008

From Bandung With Love

Filed under: Lesson in life — arscience @ 4:27 am
Tags:

Hmm, ini bukan pengalaman pribadi (belum mungkin,hehehe.. smoga nanti iya). From Bandung With Love adalah sebuah judul pilem yang baru aku tonton waktu liburan ini. Kayaknya sih pilem lama, tp ternyata bagus juga dan banyak pengetahuan yang bisa diambil.

Pilem ini menceritakan tentang seorang cewe cantik,Ve namanya yang kerja sbg penyiar radio dan nyambi juga di sebuah perusahaan advertising. Ve udah punya pacar. Pacarnya cowo ganteng, sayang ma dia, baik, tapi mungkin kurang romantis. Hubungan mereka sih baik2 aja, sampe saat si Ve ini punya kerjaan di radio dan perusahaan advertisingnya.

Ve siaran di radio ngebawa acara yg namanya from bandung with love. Untuk materi siarannya minggu ini, Ve ambil topik ttg “kesetiaan”. Biar acaranya bagus, dia cari bahan dulu dengan melakukan penelitian kepada seseorang di perusahaan advertisingnya. Sebut saja namanya Ryan. Ryan terkenal dengan sifat playboynya. Ryan juga dikenal romantis dan mampu menaklukkan hati banyak cewe.

Pada awalnya, Ve ngejalani semuanya dengan baik. Tapi lama kelamaan dia bimbang juga, goyah dengan perasaannya. Komitmennya berantakan. Dia bohong sana sini, awalnya sih biar bisa dapet 22nya, tapi akhirnya kebongkar dan dia jadi sendirian. Ditinggal pacar dan si playboy itu.

Dari cerita pilem ini, aku jadi punya beberapa pemikiran:

1. Menjaga komitmen itu susah ya… Kenapa sih tidak setiap orang bisa menjaga komitmen yang sudah dibuatnya? Buat seorang laki-laki, komitmen itu adalah janji. Kamu bisa liat laki-laki itu bertanggung jawab ato ngga dari janji yang diucapkannya apakah ditepati ato ngga. Buat aku sih, itu udah nyangkut harga diri banget tuh. Seorang laki-laki yang dilihat itu kan ucapannya. Pantang deh menjilat ludah sendiri. Huff… Klo emg g bisa nepati ya ga usah bikin janji, ato akan ada alasan yang rasional yang menyertai tindakan yang diambil ketika tidak menepati janji yang sudah dibuat.

2. Kita harus sadar klo manusia itu diciptakan g sempurna. Setiap manusia diciptakan unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Harus sadar tuh… Contoh kasus kaya di pilem ini: Ketika kita ngeliat orang lain lebih baik dari pasangan kita, kita harus sadar klo yang kita liat itu baru sebagian aja. Kita belum ngelihat orang lain tersebut secara keseluruhan, kita lum tau kekurangannya. Setiap orang pasti yang ditunjukkin kelebihannya, kekurangan disimpen baik2… Dilain sisi, kita udah tahu kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Terus kita pasti ngebanding2in antara kelebihan orang lain dan kekurangan pasangan kita. KIta ngeliat apa yang g dipunyai pasangan kita pada diri orang lain, dan kita mulai bimbang. Ngga fair banget klo cuma ngeliat dari sisi ini. KIta harus melihat paket seseorang secara keseluruhan, kita bandingkan, dan baru kita bisa memilih yang terbaik untuk kita.. KIta punya hak untuk memilih, tapi tentu saja harus dengan cara-cara yang baik dan terhormat, ngga sekedar karena rasa suka semu sesaat aja kita memutuskan… Pikirkan baik-baik dan serahkan sama yang diatas, karena bagaimanapun juga jodoh udah ada yang ngatur yang terbaik untuk kita.

3. Bersyukur. Kenapa kita jarang sekali bersyukur atas apa yang udah kita miliki saat ini? kenapa kita selalu mengeluh dan mengeluh terhadap apa yang terjadi dan selalu membandingkannya dengan orang lain? kenapa dia bisa punya pasangan yang sepereti ini, itu, bla bla bla… padahal, belum tentu dia cocok untuk kita. Pasti pada saatnya nanti akan ada seseorang yang benar benar pasangan yang tepat dan terbaik untuk kita kok. Nah, sekarang masalahnya, kenapa kita selalu menyesali apa yang sudah terjadi? Kenapa kita merasakan betapa pentingnya seseorang yang dahulu bersama kita saat kita sudah kehilangannya? kenapa kita tidak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya saat sedang bersama dia? hmm, jawabannya adalah kita harus banyak-banyak bersyukur… NIkmati setiap episode dalam hidup kta dengan baik. Lakukan dengan sebaik mungkin, jangan pernah menyesal di akhir-akhir.

4. Ada beberapa hal yang harus dijaga dalam menjalani sebuah komitmen. Kepercayaan, komunikasi, kejujuran dan keterbukaan menjadi sesuatu yang sebenernya sangat penting sebagai pondasi. Wah, walaupun aku sendiri belum berhasil menjalaninya, tetapi emang setiap masalah yang ada pasti ujung2nya keempat hal itu yang belum dilaksanakan dengan baik. Ngga bisa dari salah satu pihak aja sih yang ngelakuin, tapi harus dari kedua belah pihak. Mungkin ini menjadi sesuatu yang sulit dilakukan pada saat ini ya?? tapi yakin aja deh, ketika kita menemukan seseorang yang cocok, insya allah kita bisa menjalani ini dengan baik.

Satu hal yang harus kita sadari, ngga ada yang salah dari kejadian ini. yang harus kita lakuin adalah memberi makna dari setiap apa yang terjadi dalam hidup kita. Tidak ada kejadian yang tidak disengaja, semua ada maksudnya. Allah tidak mengatur sesuatu dengan sia-sia bukan? jadi, petiklah hikmah dari setiap episode hidup kita. Mungkin apa yang terjadi menjadi pembelajaran, pengetahuan baru, sarana kita berbagi, dan tentu saja sebagai sarana ibadah kita kepada sang pencipta.

Jangan jadi orang yang merugi dengan hanya menyesali dan meratapi apa yang terjadi, tetapi jadilah seseorang yang lebih baik lagi karena mendapatkan sesuatu yang berguna dari apapun yang terjadi…

aNdHiKa PuJi DaNiSWaRa

~still fighting to be CEO of multinational company~

~waiting for someone to fill uncomplete heart~

May 1, 2008

Destiny

Filed under: Lesson in life — arscience @ 4:51 am
Tags:

Destiny itu nasib…takdir…

dari wikipedia : Destiny refers to a predetermined course of events. It may be conceived as a predetermined future, whether in general or of an individual. It is a concept based on the belief that there is a fixed natural order to the universe.

bingung juga ngedeskripsiin satu kata ini gimana, soalnya banyak banget aspek yang nyangkut didalemnya. Mulai dari usaha yang kita lakuin, doa yang kita panjatin, sampe mengartiin bahwa smua itu emang udah diatur sama yang diatas untuk kita.

KLo orang jawa bilang ada yang bilang “bejo”. Bejo itu sendiri kan artinya beruntung, tapi apakah ini bisa disebut sebagai nasib?? Klo ujian ngga belajar, ngga nyontek tapi dapet nilai bagus itu disebut bejo, tapi apa iya itu nasib baik yang sedang memihak??

Tadi baru aja nonton pilem naruto shippuuden the movie (thanks buat zulfahmi yang udah ngeshare nih pilem, kebetulan hari libur gini g banyak kerjaan dan mau ngajak seseorang berwisata kuliner bareng g bisa sih, hehehe). Kembali ke pilem itu, pas di akhir2nya si naruto bilang : “you don’t have to accept a destiny you don’t want”.

Hmm, jadi memikirkan kata-kata naruto itu.  aku pikir sih ada pertentangan tentang apa yang diucapin tadi. Pertama, klo emang kita yakin bahwa sesuatu itu smuanya udah diatur oleh Yang maha Pencipta (bahkan untuk hal-hal kecilpun sudah diatur sedemikian sehingga), kenapa kita sebagai manusia bisa ngerubahnya?? kekuasaan dan kemampuan apa yang kita punya untuk bisa ngerubah itu… bukannya kita ini cuma manusia biasa yang lemah dan g punya apa2??

Kedua, agamaku Islam slalu mengajarkan klo kita itu harus percaya Qodo dan Qodar (rukun iman nih, ada yg g apal?? hehehe…). masih selalu dihinggapi kebingungan yang sangat saat aku menganalisis ini. Apakah klo kita sudah ditakdirkan sesuatu kita harus menerima begitu saja?? misalnya, klo udah ditakdirkan baik hati dan tidak sombong dan dianggap tidak sensitif (hehehe, aku banget yah…) harus nerima aja gtu?? padahal kan aku sebagai manusia biasa juga pengen berubah jadi lebih baik loh…

Contoh ekstrem, klo seseorang dari lahir dibesarin dalam dunia hitam, terus pekerjaannya juga tidak jauh disana, sampe tua juga kerjanya cuma malak, negrampok,dsb, apakah itu bisa kita anggep bahwa dia itu emga ditakdirkan untuk  ada di dunia ini sebagai seorang penjahat??

Ketiga, Islam juga mengajarkan pentingnya berdoa.. Doa itu bisa ngerubah sesuatu. KLo kita sering2 berdoa, Allah pasti bakal kasih hal yang setimpal. Allah pasti punya pertimbangan lain saat doa kita itu langsung dikabulkan, ditunda, atau disimpan saja sebagai pahala. Klo kita berdoa pengen jadi manusia yang lebih baik (apapun bentuk dan implementasinya) yakin aja klo doa kita itu diterima. Bukankah kita harus selalu berbaik sangka??

keempat, klo g salah ada ayat yang bilang klo Allah itu g akan ngerubah nasib suatu kaum klo dia sendiri g berusaha. Brarti disini dinyatakan bahwa nasib kita itu kita sendiri yang menentukan loh, bukan orang orang tua, bukan atasan, bukan orang lain..

Yang jelas, yang kau pegang adalah kita itu harus selalu berikhtiar dulu dengan baik kalau mau melakukan sesuatu (kata aa’gym sih luruskan niat dan sempurnakan ikhtiar)… Klo kita pengen jadi sesuatu, ya berusahalah untuk mencapainya. Setelah itu baru tawakkal deh, serahin semuanya pada yang Maha Mengatur.  Bukannya Allah g akan ngasih kepintaran klo kita sendiri ngga belajar?? bukannya kita tetep aja g bisa jadi kaya klo kita g bekerja dengan  sungguh-sungguh??

Ada nasib yang emang dari awal sudah ditentukan, seperti lahir, mati, jodoh, dsb. (oya, masalah jodoh, jodohku siapa ya?? hihihi…)  Ada juga nasib yang emang  tergantung gimana usaha kita aja.  Yang jelas,  kita harus usaha dulu deh… Klo nantinya usaha kita tidak seperti yang diharepin, brarti emang ada yang lebih baik yang disiapkan untuk kita. Ortuku selalu mengajarkan untuk meyakini bahwa semua itu sudah diatur yang terbaik untuk kita kok,bagaimanapun bentuk dan keadaannya..  Itu harus diyakini dengan bener, g bisa setengah-setengah!!

Ternyata pilem-pilem kaya naruto bisa mengajarkan banyak hal kepada kita yah… tergantung gimana kta menyikapinya aja…

bersatu Berkarya Untuk Bangsa!!

untuk tuhan, bangsa dan almamater!!

~si danish yang lagi bingung ttg arti rasa syg, cinta dan nafsu~

March 31, 2008

BERSATU BERKARYA UNTUK BANGSA

Filed under: IMTII~Bersatu Berkarya Untuk Bangsa~ — arscience @ 12:40 am

Mahasiswa adalah harapan bangsa. Mahasiswa adalah generasi selanjutnya penerus perjuangan bangsa. Pembentukan karakter dan jati diri mahasiswa harus selaras dengan tujuan bangsa ini. Rasa bangga memiliki bangsa besar seperti Indonesia mutlak harus dimiliki oleh setiap mahasiswa.

Bangsa ini sedang tertidur…Bangsa ini sedang kehilangan arah…

Bangsa ini butuh kita teman…

Kita, mahasiswa, ketika menemui realitas yang tidak sesuai dengan cita-cita dan idealisme kita pasti akan selalu gelisah. Kegelisahan akan menjadi-jadi ketika kita tidak mampu melakukan apapun juga. Mahasiswa dengan kesadaran tentang eksistensi, potensi, dan posisinya, dan dengan segala semangat kepemudaannya harus bersatu. Tidak ada hal besar yang dapat dilakukan sendiri…tidak ada!!

Bersatu, hanya hal itu yang mampu membuat kita menuju jalan yang lebih baik!!

Bersatu, dengan persatuan yang kokoh tidak ada yang tidak mungkin dilakukan!!

Bersatu… Bersatulah wahai sahabat!!

Masa depan bangsa dan negara Indonesia terletak di pundak mahasiswa yang berkepribadian cerdas, tanggap, tangguh, trampil, berbudi luhur, bersatu, menjaga identitas bangsa dan eksistensi negara sepanjang sejarah. Kita harus berjuang bersama-sama dengan segenap daya yang kita miliki untuk mewujudkan bangsa besar yang adil dan sejahtera.

Mahasiswa Teknik Industri, sebagai mahasiswa pilihan terbaik bangsa, memiliki tanggung jawab yang sama besarnya dengan mahasiswa lain. Gunakan keilmuan dan kepandaian yang kita punya untuk turut serta membangun bangsa ini. Bergerak, berjuang bersama…

Kepada para mahasiswa Teknik Industri di seluruh Indonesia… yang mendambakan kejayaan…

Kepada kalian yang peduli… yang akan mewarnai perjalanan bangsa ini…

Bersatulah…Berkaryalah…Untuk Bangsa Tercinta…

March 30, 2008

Masalah Hati…

Filed under: aPa aJa — arscience @ 2:18 pm

hati…

sebenernya apa aja sih yang dirasain sama hati??

cuma organ kecil gtu kok bisa bikin berhari2 g enak makan…

cuma organ kecil gtu kok bisa bikin berhari2 g konsen…

cuma organ kecil gtu kok bisa bikin berhari2 g tidur nyenyak…

cuma organ kecil…

cuma….

ntah kenapa…

subhanallah…

alangkah hebatnya yang bikin hati ini…

March 29, 2008

pulang…

Filed under: aPa aJa — arscience @ 7:03 am

ngga kerasa, dah hampir 2 taun g pulang ke palembang. bisa diitung dari 2 kali lebaran g melihat rumah… hiks,hiks… kayaknya, rekor si bang thoyib yang 2 kali puasa dan 2 kali lebaran g pulang bakal pecah sama bang danish deh!!

aku kangen…

jadi anak ilang susah juga…

jadi anak yang mandiri bosen juga…

pengen pulang…

pengen disuapin lagi ma,

pengen dimanjain lagi…

huff…huff…huff…

sekarang cuma satu kesimpulan: Apakah KPku nanti akan mengantarkanku pulang?? smoga aku dapet yang terbaik… amin…

untuk Tuhan, Bangsa dan Sriwijaya FC.. merdeka!!

Next Page »

Blog at WordPress.com.